belajar bahasa inggris untuk pemula

Sabtu, 13 Agustus 2016

Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula: Struktur Dasar Kalimat



   Postingan sebelumnya telah dibahas bagaimana tips belajar bahasa Inggris untuk pemula. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pola kalimat dasar dalam membuat kalimat bahasa Inggris.    

   Dalam bahasa Inggris, kumpulan kata bisa disebut sebuah kalimat apabila mengandung dua unsur, yaitu:

Subject + Predicate

Sebanyak apapun rangkaian kata yang terbentuk, kalau tanpa mengandung dua unsur tersebut bukan termasuk sebuah kalimat. Dan sebaliknya sesingkat apapun kata yang terbentuk, selama mengandung dua unsur tersebut merupakan sebuah kalimat.
Contoh: - I run  =>  termasuk sebuah kalimat
             - The new red amazing soft bag  =>  tidak termasuk sebuah kalimat
Ada dua jenis Kalimat dasar dalam bahasa Inggris, diantaranya:
1. Kalimat Nominal (Nominal Sentence)
2. Kalimat Verbal (Verbal Sentence)
Apa itu kalimat nominal dan kalimat verbal, berikut penjelasan singkatnya.

1. Kalimat Nominal (Nominal Sentence)
   Kalimat nominal (nominal sentence) merupakan kalimat yang mengandung predikat yang bukan kata kerja. Atau lebih jelasnya lagi kalimat nominal yaitu kalimat yang predikatnya berupa to be. To be digunakan sebagai pengganti kata kerja. Penggunaan to be tergantung dari subjek (singular atau plural) dan tenses (bentuk waktu). Untuk penjelasan lebih lanjut tentang tenses akan dibahas pada postingan selanjutnya.
    Gambar berikut ini bisa menjelaskan begaimana penggunaan to be yang benar.


To be is digunakan apabila subjeknya orang ke tiga tunggal (He, She, It). 
To be am khusus digunakan untuk subjek I
To be are digunakan apabila subjeknya you, we atau they.
Contoh: - He is a doctor.
             - I am a teacher.
             - You are beautiful.

2. Kalimat Verbal (Verbal Sentence)
    Kalimat Verbal (verbal sentence) adalah kalimat yang predikatnya kata kerja (verb). Ketika dalam suatu kalimat mengandung kata kerja, maka tidak dibutuhkan lagi adanya to be. Kesalahan sering dilakukan ketika mencampurkan verb dan to be dalam sebuah kalimat.
Contoh: - I study English  =>  BENAR
             - I am study English  =>  SALAH
             - I am studying English  =>  BENAR

  Lebih simpelnya, agar tidak terjebak dalam kesalahan dalam membuat kalimat, ketika akan mengungkapkan kalimat tentang sifat seseorang atau suatu benda, tentang profesi, yang tidak mengandung kata kerja, maka gunakanlah to be. Sedangkan ketika hendak mengungkapkan kalimat tentang hal-hal yang dilakukan, yang mengandung kata kerja, maka HINDARI penggunaan to be.
 Contoh:
- Adi seorang dokter  =>  Adi is a doctor
   Penjelasan: Karena tentang profesi dan tidak mengandung kata kerja, maka gunakanlah to be.
- Saya minum secangkir kopi  => I drink a cup of coffee
   Penjelasan: Karena mengandung kata kerja (minum/drink), maka hindari penggunaan to be.
Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar"